Pages

polysemy in semantic


0

hyperbole in semantic


0

metonymy and synecdoche


Assalammualaikum.wr.wb. 

Baiklah disini saya akan menjelaskan apa itu metonimia dan sinekdoke.

1.   Metonymia
majas metonimia berasal dari bahasa Yunani meto yang berarti "menunjukkan perubahan" dan anoma yang berarti "nama". pengertian metominia adalah metonimia adalah majas yang menggunakan merek dagang atau nama barang untuk melukiskan sesuatu yang dipergunakan sehingga kata itu berasosiasi dengan benda keseluruhan. Dapat dikatakan pula bahwa majas metonimia adalah majas yang memakai nama ciri atau nama hal yang ditautkan dengan orang, barang, atau hal, sebagai penggantinya.

untuk contoh metonymia adalah sebagai berikut
·         Tania berangkat ke Jakarta menggunakan Air Asia 
(seperti kita ketahui bahwa Air Asia adalah salah satu nama transportasi udara(pesawat). meskipun kita tidak menyebutkan namanya, kita sudah tahu bahwa Air Asia adalah pesawat.)
·         barsa membeli Marlboro di toko pak Anta 
(sama seperti contoh pertama, disini saya mengambil contoh Marlboro. Marlboro adalah nama Merk rokok)

2.   Sinekdoke
Majas sinekdoke dibedakan menjadi dua, pars pro toto dan totem pro parie. Pengelompokkan ini didasarkan pada bentuk pengungkapan kalimat yang dibentuk. Majas sinekdoke dikelompokkan ke dalam majas perbandingan dilihat dari bentuk kalimatnya. Sedang dikelompokkan ke dalam majas pertautan jika dilihat dari penyampaian maknanya. Seperti dalam majas metonimi, majas sinekdoke memainkan hubungan antar acuan sebagai komponen makna. Makna yang diungkapkan oleh kata yang digunakan dapat merujuk pada kata lain karena memiliki hubungan acuan. Cara pengungkapkan sinekdoke dapat dibedakan menjadi dua.

a.    Pars pro toto
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan bagian kecil dari sesuatu untuk mewakili keseluruhan.
Contoh: "Mana Anton, hari ini aku belum melihat batang hidungnya". Nah kata batang hidung merupakan majas pars pro toto. Penutur disini menyebutkan bagian kecil dari sosok Anton, yaitu batang hidungnya. Padahal maksud penutur sebenarnya adalah Anton seutuhnya tidak sebatas hidungnya saja.

b.    Totem pro parie
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan bagian besar dari sesuatu untuk mewakili sebagian.
Contoh: "Indonesia mendapatkan mendali emas pada cabang perlombaan bulu tangkis". Nah kata batang Indonesia merupakan majas Totem Pro Partw. Penutur disini menyebutkan Indonesia untuk mewakili satu orang atlite bulu tangkis yang memenangkan mendali emas.

0

collocation in semantics


0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com