Pages

My Experience

Assalammualaikum wr.wb.

Hy.... perkenalkan nama saya Susanti Anas biasanya orang memanggil saya dengan sebutan Santi, saya tinggal di Rumbai, Pekanbaru - Riau.Aktivitas saya sehari-hari adalah sebagai mahasiswi di salah satu Universitas swasta yang ada di Pekanbaru. ini adalah postingan pertama saya. 
Disini saya akan menceritakan pengalaman saya yang paling saya senangi saat melakukannya, saya sangat senang membantu banyak orang, meskipun saya tahu hal seperti ini sudah banyak orang yang melakukannya, bahkan sesuatu yang biasa bagi beberapa orang, tapi menurut saya membantu banyak orang adalah tugas yang paling mulia dan paling menyenangkan.
Mau bantu orang yang kenal bahkan yang tidak saya kenal sekalipun. Hampir tidak pernah saya berkata tidak atau menolak saat seseorang meminta bantuan saya ( hampir yaa :) berarti ada juga hal yang saya tolak hehe ). 
Beberapa hari yang lalu, saya dan teman-teman sekelas pergi kerumah sakit untuk  menjenguk salah satu teman sekelas yang sedang di rawat di salah satu rumah sakit yang tidak saya sebutkan namanya. sesampainya disana kami disambut deraian air mata Ibunya. melihat kerabat kami ini dalam keadaan lemah dan tertidur. ia dirawat karena terkena sakit DBD, asam lambung, bahkan muntah berdarah. batin saya sangat sedih melihat orang tuanya serta  suasana ruangan yang menurut saya tidak layak untuk di tempati. 
Hal yang membuat kami sangat terkejut adalah disaat teman kami ini bangun dari tidurnya dan berkata " kalau aku ada salah, maafkan aku ya". kami pun semua terdiam, jujur disitu fikiran saya langsung negative. beberapa menit kemudian datang lah dokter dan mengatakan bahwa pasien harus puasa sampai besok. disitu saya langsung berfikir bahwa ia akan di operasi, ternyata tidak.
Ia disuruh puasa karena selalu muntah dan apa yang dimakannya keluar lagi. dan dokternya berkata bahwa trombositnya turun dan membutuhkan darah yang banyak yaitu 10 kantong. sebenarnya darahnya sudah ada di PMI tetapi harus ada donor penggantinya. 
Disana pun saya langsung mengusulkan kepada teman-teman saya agar mau mendonorkan darahnya untuk pasien karena saya sangat berharap 10 dr kami mau mendonorkan darahnya agar keluarga teman kami ini tidak bingung lagi mencari donatur penggantinya, dimana saya dan teman- teman  lihat keadaan orang tuanya pun bisa dibilang kurang memungkinkan. tapi sayang diantara kami semua pada takut mendonorkan darahnya, termasuk saya. 

karena ini adalah hal pertama juga saya mendonorkan darah, awalnya saya pura -pura berani agar teman-teman yang lain mau ikut menyumbangkan darahnya. saya bilang bahwa donor darah itu tidak sakit, bahkan membuat kita menjadi lebih sehat. padahal saya juga tidak tahu bagaimana rasanya. namanya juga usaha, awalnya bolehlah 4 dr kami semua mau mendonorkan darahnya, sesampainya di PMI kami merasa takut, saya juga takut, tapi saya pura pura tegar agar teman yang lain tidak makin takut. 

Sesampainya didalam ternyata cuma saya yang bisa mendonorkan darah, yang lainya ada yg takut, dan ada juga berat badan yang tidak mendukung, kalau saya mugkin karna faktor tubuh saya besar juga sih. awalnya saya ragu tapi saya tetap berpegang teguh prinsip saya yaitu  membantu orang itu sekali seumur hidup, kalau sudah mati apa yang mau kita bantu. saya pun percaya diri karena teman teman saya pun juga mendukung saya bahwa saya harus bisa dan berani demi teman kami tersebut serta pegawai PMI tsb mengatakan bahwa donor darah itu sehat dan sangat berguna membantu nyawa orang lain. di postingan pertama ini saya tidak bermaksud untuk pamer atau menyombongkan diri, tetapi saya hanya memberi sedikit motivasi dan hal positive yang saya dapatkan bahwa menolong orang itu sangat menyenangkan, banyak dapat teman, pengalaman, serta pahala yg besar dr allah SWT.

"SETETES DARAH ANDA, NYAWA BAGI SESAMA"

mungkin ini saja postingan pertama saya yang saya tulis, nantikan postingan selanjutnya ya .... :)


assalammualaikum wr.wb


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com